Pada┬ásuatu hari, Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli buah semangka untuk istrinya. Saat disantapnya, ternyata buah semangka tersebut terasa hambar. Dan, sang isteri pun marah. Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dengan tenang amarah istrinya itu, setelah selesai di dengarkan amarahnya, beliau bertanya kepada istrinya dengan halus: _”Kepada siapakah kau marah wahai istriku? Kepada pedagang buahnya kah? atau