Skripsi dan Doa Orang Tuamu

Para mahasiswa…

Selesaikan perjuanganmu. Buat orang tua dan keluargamu bangga. Selamatkan skripsi, biar cepat resepsi..

Tulisan berikut semoga bisa menjadi motivasi dan tips buat kamu..

-Masa kuliah ada fase yang paling baik berbakti untuk berbakti kepada orang tua, usia ortu kita saat kita kuliah

Mereka para ortu yang anaknya kuliah, kalau ngumpul2 materi utama pembicaraan adalah anak mereka, bukan utamanya pekerjaan, jabatan dan harta lagi

Betapa banyak ortunya, ibu hanya penjual sayur, bapak hanya tukang becak, tapi sangat percaya diri (bahagia) kalau bertemu teman-temanya dan ada acara ngumpul-ngumpul, karena anak2 mereka “membanggakan”

Ada juga ortu yang kaya, jabatan bagus, tapi malu dan enggan kalau ikut acara Arisan dan acara ngumpul2, karena “takut ditanya anaknya” atau pembahasan pembicaraan ke arah anak2

Tetap semangat dan berdoa kepada Allah

buat ibu kalian bangga pernah melahirkan kalain, dan ayah kalian merasa keringatnya tidak perlu diusap lagi

Beberapa pengalaman ketika membimbing mahasiswa:

-Bisa minta tolong diajarkan senior yang pengalaman

-Cari teman yang sama2 mengerjakan dan saling memberikan semangat, bisa mengerjakan bareng, ngumpul bareng dan janjian walaupun beda jurusan, yang penting sama-sama mengerjakan

-Sering2 konsul dengan dosen, catat pertanyaan2 kecil dan kesulitan ketika akan mengerjakan dan ketika buntu, kemudian tanya kepada dosen
Mulai dari pertanyaan2 dasar dan mudah, misalnya tujuan dan metode

Perlahan-lahan, mungkin sekarang konsul dengan 1-2 pertanyaan, dapat penjelasan dari dosen, kemudian kerjakan lagi dan cari bahannya,
Kembali lagi kepada dosen dengan pertanyaan2 lagi yang sudah dicatat
Karen terkadang mahasiswa bingung mau konsul apa, karena mereka tidak membuat pertanyaan2 kecil

Membuat pusing itu karena terlalu banyak pertanyaan dan sulit memulai dari mana, sehingga pusing dulu sebelum mengerjakan, jika sistematis pelan-pelan insyaAllah dimudahkan

-Kalau dosen super sibuk, mungkin dosen lain atau kenalan yang lain bisa dikonsulkan, sebagai konsulen tambahan

-Terkadang dosen juga menilai keseriusannya mengerjakan, sering bertemu dan konsul walaupun ia kesulitan, ini jdi pertimbangan dosen memudahkan ujiannya (Ane seorang dosen, salut dgn mahasiswa seperti ini)
Jadi walaupun skiripsinya belum sempurna banget, akan diluluskan dan dimudahkan

Bahkan ada yang jatuh bangun buat skirpsi (karena memang dia bukan tipe pemikir), tetapi tetap konsultasi dosen berkala, skripsi agak “hancur”, tetap jadi pertimbangan dosen meluluskan dan mempermudah ujiannya

Tapi insyaAllah kalau berusaha, ya gak hancur2 amat

Nah kalau mahasiswanya sering hilang dan tidak ada komunikasi, bagaimana dosen mau bantu?
Dosen maunya cepat lulus mahasiswanya karena membimbing juga termasuk beban dosen, makin banyak yang belum lulus, beban makin banyak




-Bagi seorang muslim, sebaiknya ingat keutamaan berbakti kepada orang tua yang sangat ditekankan oleh agama Islam,
Doa mereka selalu menyertai kalian

-Mungkin juga kita lalai berdoa dan mengetuk pintu langit, terlalu banyak konsul bahkan mengeluh kepada manusia tetapi belum pernah terkeluh kesah kepada Rabb, pilih waktu dan tempat mustajab untuk berdoa
Dan lalukan suatu amalan tersembunyi hanya engkau dan Rabb yang tahu dan berharaplah..

Semoga Allah memudahkan…

Sumber:
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *